-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Sukabumi Gelar Shalat Ghaib untuk Dua Anggota Polri Gugur dan Doakan Korban Bencana Cisarua

Rabu | 1/28/2026 12:34:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-28T08:35:12Z





Sukabumi | Lingkar-media.com — Polres Sukabumi menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama untuk dua anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas, yakni Ipda Anumerta Hendra Kurniawan dan Aiptu Anumerta M. Jerry Sonconery. Doa juga dipanjatkan bagi para korban bencana alam di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Adh-Durachman Polres Sukabumi, Rabu (28/01/2026).


Shalat Ghaib dan doa bersama tersebut dipimpin oleh Ustaz Damiri dan diikuti langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.H., para pejabat utama Polres Sukabumi, perwira, bintara, ASN Polri, serta jamaah masjid.


Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud empati, penghormatan, serta doa dari seluruh keluarga besar Polres Sukabumi kepada rekan-rekan Polri yang gugur dalam tugas, sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.


“Shalat Ghaib dan doa bersama ini kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka mendalam atas gugurnya dua anggota Polri terbaik bangsa. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar AKBP Dr. Samian.


Selain itu, Kapolres juga menambahkan bahwa doa bersama ini dipanjatkan untuk para korban bencana alam di wilayah Cisarua agar diberikan kekuatan, keselamatan, serta kemudahan dalam proses pemulihan.


“Kami mendoakan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam di Cisarua. Semoga diberikan kesabaran, kekuatan, serta segera mendapatkan pertolongan dan pemulihan,” tambahnya.


Sementara itu, Ustaz Damiri dalam tausiahnya menyampaikan pesan tentang makna pengabdian, keikhlasan, dan pengorbanan dalam menjalankan tugas negara.


“Gugurnya anggota Polri dalam tugas merupakan bentuk pengorbanan yang sangat mulia. Insya Allah mereka wafat dalam keadaan husnul khatimah. Kita yang ditinggalkan hendaknya memperbanyak doa, meningkatkan keimanan, serta meneladani semangat pengabdian mereka,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk terus mendoakan para korban bencana alam agar diberikan kesabaran dan kekuatan.


“Musibah adalah ujian dari Allah SWT. Mari kita panjatkan doa agar para korban diberikan ketabahan dan segera mendapatkan pemulihan,” pungkasnya.



( Redaksi) 


×
Berita Terbaru Update