Lingkar-Media.com | Bogor — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan di Desa Ciburayut, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Sosial (KKS) Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) bersama Duta Lingkungan Hidup dan warga RT 02 RW 03 Kampung Cigowang menggelar kegiatan kerja bakti demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Kegiatan gotong royong yang dimulai sejak pagi hari itu melibatkan langsung Ketua RT dan masyarakat setempat. Fokus kegiatan meliputi pembersihan saluran air, pemangkasan rumput liar di sepanjang jalan lingkungan, serta penataan area sekitar permukiman warga. Mahasiswa dan warga tampak bekerja bahu-membahu dalam suasana penuh kebersamaan.
Ketua RT 02 Kampung Cigowang, Roni, mengatakan bahwa gotong royong merupakan budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKS UHAMKA dan Duta Lingkungan Hidup, menurutnya, memberikan dorongan semangat baru bagi warga.
“Gotong royong ini sudah menjadi rutinitas warga.
Kehadiran mahasiswa dan duta lingkungan sangat membantu sekaligus memberi motivasi tambahan bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan mereka,” ujar Roni.
Para mahasiswa KKS UHAMKA mengaku antusias dapat terlibat langsung dalam kegiatan sosial bersama warga. Selain sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial serta membangun komunikasi yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat desa.
Sementara itu, Salsya selaku Duta Lingkungan Hidup menuturkan bahwa gotong royong memiliki nilai penting dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan, khususnya bagi generasi muda.
“Kami berharap semangat gotong royong terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, serta dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dan generasi muda dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.
Kegiatan sederhana tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Kolaborasi antara mahasiswa, duta lingkungan, dan tokoh masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan perubahan positif menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Ref. Ujang Wira