Sukabumi,8/11/2025
Pemerintah Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mulai merealisasikan program Bantuan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 melalui kegiatan pengaspalan jalan desa. Proyek ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di wilayahnya.
Berdasarkan papan kegiatan yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut meliputi pengaspalan ruas jalan Desa Benteng–Pancawati dengan volume panjang antara 50 hingga 125 meter, lebar 3 hingga 4 meter, dan ketebalan 1,5 sentimeter. Proyek berlokasi di Kampung Benteng RT 001 dan RT 002 RW 004, dengan total anggaran sebesar Rp98 juta yang bersumber dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat.
Pantauan di lapangan menunjukkan, alat berat mulai beroperasi untuk pemadatan badan jalan, sementara para pekerja melakukan penebaran material agregat sebagai tahap awal sebelum pengaspalan. Warga terlihat antusias menyambut perbaikan tersebut karena selama ini jalan menjadi akses utama ke pasar dan sekolah.
Kepala Desa Kutajaya,H. Udin Suherman , menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen desa dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
> “Kami bersyukur atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengaspalan ini sudah lama dinantikan warga karena kondisi jalan sebelumnya cukup rusak dan mengganggu aktivitas ekonomi,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan, Jumat (7/11/2025).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas karena berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
> “Kami berharap dengan kondisi jalan yang lebih baik, kegiatan ekonomi warga bisa lebih lancar, akses pendidikan lebih mudah, dan tentunya menciptakan lingkungan desa yang lebih nyaman dan produktif,” tambahnya.
Salah satu warga Kampung Benteng, Asep (42), turut mengapresiasi langkah pemerintah desa.
> “Sekarang jalannya sudah mulai bagus. Kalau hujan tidak becek lagi. Kami sangat berterima kasih, karena ini jalan utama menuju pasar dan sekolah,” ujarnya.
Program ini menjadi bagian dari gerakan Desa Membangun Indonesia, yang berfokus pada penguatan infrastruktur desa sebagai fondasi pembangunan ekonomi masyarakat pedesaan.
Red.
Editor. Boy

