-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Masyarakat Desak PT TPL Ditutup Permanen, GRIB Jaya Tapsel Harap Satgas PKH Bertindak Tegas di Tolang Jae

Rabu | 12/17/2025 03:00:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-17T11:01:01Z

TAPANULI SELATAN, SUMUT – Masyarakat Angkola Timur–Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara, menyuarakan harapan besar agar operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL) dihentikan secara permanen. Keyakinan tersebut menguat seiring langkah tegas Pemerintah Pusat melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Sekretaris Aliansi Masyarakat Angkola (AMANG), Parda Pulungan, menyampaikan optimismenya saat ditemui awak media di salah satu coffee shop di Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel.Rabu (17/12/2025)

> “Saya sangat yakin Pemerintah Pusat akan menghentikan total kegiatan PT TPL di wilayah Angkola Timur–Sipirok. Keseriusan itu sudah terlihat dari langkah Satgas PKH yang memasang plang informasi di gerbang masuk kawasan TPL,” ujar Parda Pulungan.

Menurutnya, pemasangan plang tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah melakukan audit dan penertiban terhadap aktivitas perusahaan di kawasan hutan.

Sementara itu, Ketua DPC GRIB Jaya Tapsel, Eddy Arryanto Hasibuan, SH, melalui Sekretaris DPC Armen Sanusi Harahap, mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mendampingi masyarakat dalam memperjuangkan hak-haknya atas dampak operasional PT TPL.

> “Saya sudah bertahun-tahun mengikuti dan mendampingi masyarakat melawan kezaliman PT TPL. Saya melihat langsung penderitaan warga Angkola Timur–Sipirok, mulai dari rusaknya pengairan, kerusakan ekosistem, hingga terjadinya bencana,” terang Armen.

Ia juga mengapresiasi sikap tegas Pemerintah Pusat dalam menangani persoalan tersebut.

> “Presiden tetap peduli terhadap masyarakat Angkola Timur–Sipirok. Pemerintah telah menunjukkan ketegasannya melalui Satgas PKH. Kami berharap hasil audit dan penyelidikan lahan konsesi PT TPL ini berujung pada penutupan total,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Koordinator Daerah (Korda) GRIB Jaya Tapsel, Marahalim Harahap, SH, MH, MM, menegaskan harapannya agar Satgas PKH tidak hanya fokus pada PT TPL, tetapi juga menindak tegas perambahan hutan ilegal di wilayah lain Tapanuli Selatan.

> “Kami ingin menyampaikan kepada Satgas PKH bahwa di wilayah Tolang Jae dan Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, disinyalir terjadi perambahan hutan secara ilegal. Hal ini sudah kami laporkan sejak dua tahun lalu, dan kini kami menerima informasi adanya perambahan baru,” tegas Marahalim.

Ia berharap Satgas PKH melakukan penyisiran menyeluruh di kawasan hutan Desa Tolang Jae dan Tolang Julu.

> “Kami dari GRIB Jaya Tapsel siap membantu Satgas PKH di lapangan apabila dibutuhkan, demi penyelamatan hutan dan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.




Reporter.Gusti

×
Berita Terbaru Update